"Belum, belum, sabar ya," kata Suryadharma sambil senyum-senyum usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5/2011).
Alih-alih menjawab pertanyaan wartawan soal pencalonannya, Suryadharma malah balik bertanya, "Kalau menurut wartawan gimana?" katanya juga sambil mesam-mesem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Daerah-daerah yang kita dengar masih menginginkan Pak Suryadharma," kata Wasekjen DPP PPP, M Romahurmuziy, usai penutupan Mukernas III PPP di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (16/4) lalu.
Romi, sapaan akrabnya, menilai hal itu wajar karena sampai saat ini cuma Suryadharma yang bisa menjawab kompleksitas tantangan kepemimpinan partai ke depan. "Ini bukan soal berani nggak berani (maju)," terang Romi.
Romi mengatakan, Suryadharma adalah sosok yang bisa mengamankan sumber daya partai. Dengan posisinya di kabinet saat ini dan pengalaman politiknya, Suryadharma dinilai juga bisa menjaga sumber dana partai.
"Tapi sumber daya kan bukan hanya soal uang. Misalnya, banyak program di Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan basis massa PPP," tuturnya.
(lrn/gun)











































