"Seperti suami muda Malinda yang KTP-nya bisa ada 7, Malinda sendiri ada 4," kata Ketua PPATK Yunus Husein di Kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (18/5/2011).
Nah karena banyaknya KTP yang dimiliki Malinda itu, mau tidak mau mempengaruhi proses penyidikan juga. "Makanya penyidikan kadang-kadang agak susah atau bank juga susah. Ini yang mana KTP-nya?" terang Yunus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hanya lihat dari Citibank lari ke 10 bank plus 2 asuransi. Jadi 12 di luar citibank. Transaksinya sekitar 42-an," terangnya.
Uang nasabah Citibank yang dilarikan Malinda itu diperuntukkan untuk berbagai macam keperluan. "Beli macam-macam. Kasih orang macam-macam. Ada perusahaan segala macam. Termasuk suaminya itu, sudah jadi tersangka juga kan?" imbuhnya.
Namun ada juga uang yang belum sempat dicairkan Malinda setelah dialirkan ke rekeningnya. "Rp 6-7 miliar, ada yang fisik yang belum sempat ditahan oleh bank yang menerima transfer," tuturnya.
(ndr/fay)











































