"Langkah somasi ini hanya sekadar pelajaran semata. Agar ke depannya tidak sembarang memfitnah DPR dengan data yang tidak akurat," ujar Priyo di gedung DPR Rabu (18/5).
Priyo mengatakan, secara pribadi ia sebenarnya tidak sreg dengan pilihan langkah hukum berupa somasi yang dilakukan Sekjen DPR kepada Fitra. Meski begitu, di sisi lain, Priyo menilai somasi ini menjadi pelajaran semua pihak.
"Dengan demikian segara sesuatunya yang dituduhkan pada DPR mesti jelas, berdasar, dan ada fakta-faktanya. Kalau tidak, kan itu lemah sekali tuduhannya," tegas politisi Golkar ini.
Priyo berharap, pada akhirnya kasus ini berakhir dengan damai, karena bagaimanapun, tindakan Fitra mengeluarkan data jumlah pulsa untuk anggota DPR merupakan sikap mengkritisi kinerja DPR yang mesti diapresiasi. Hanya saja Priyo meminta Fitra juga mesti lebih hati-hati juga dalam soal data dan fakta yang akurat, sehingga tidak menimbulkan fitnah.
"Ya pada akhirnya saya sarankan untuk berdamai saja lah,agar tidak menambah polemik," tegasnya.
(asy/asy)











































