Seorang pembaca detikcom bernama Donado, mengabarkan bahwa air mancur menari itu sudah rusak sejak satu bulan yang lalu. Alhasil dia merasa kecewa, ketika mengajak keluarganya berwisata ke tempat itu.
"Air mancur menari dan menyanyi yang berada di Taman Monas tidak dapat dioperasikan karena mengalami kerusakan sekitar satu bulan ini. Cerita itu saya dapat dari pengakuan salah satu operator mesinnya," tulis Donado dalam surat pembaca yang dikirim ke detikcom, Rabu (18/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta membenarkan adanya kerusakan itu. Namun apesnya, karena kerusakan cukup rumit, kemungkinan perbaikan baru akan dilakukan pada tahun 2012.
"Iya memang benar sedang rusak, kita dan tim dari Singapura sudah melakukan pengecekan. Dan rusaknya itu banyak sekali jadi saya sulit disampaikan," ujar Kadis Pertamanan dan Pemakanan DKI Jakarta, Catharina Suryowati, saat dihubungi detikcom, Rabu (18/5/2011).
Karena kerusakan cukup rumit, Dinas Pertamanan dan Pemakaman belum bisa memastikan kapan air mancur itu bisa dinikmati kembali oleh pengunjung.
"Saya rasa perbaikan baru akan dilakukan tahun 2012 ya, soalnya biaya (perbaikannya) mahal sekali, jadi kita perkirakan sampai akhir tahun belum bisa dinikmati kembali," jelasnya.
Catharina tidak menjelaskan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki sarana hiburan ini. Biaya perbaikan juga tidak masuk dalam APBD tahun 2011.
"Anggarannya juga belum ada, jadi belum bisa diperbaiki tahun ini," imbuh Catharina.
Menurut website Dinas Pertamanan, air mancur Pesona Monas dirilis pada 25 Juli 2005 dan bisa dinikmati publik setiap hari Sabtu dan Minggu pada pukul 19.00 dan 20.00 WIB. Masing-masing pertunjukan berdurasi 35 menit. Dengan iringan Lagu Jali-jali, Lenggak-lenggok Jakarta, Kopi Dangdut, Lambada, Winter Game dan Rocketeer pengunjung akan ditemani melewatkan malam di alam terbuka dengan iringan suara dari sound system dan permainan laser yang sangat indah.
(lia/nrl)