Priyo: Jangan Teropinikan DPR Jadi Sarang Penyamun

Priyo: Jangan Teropinikan DPR Jadi Sarang Penyamun

- detikNews
Rabu, 18 Mei 2011 12:07 WIB
Priyo: Jangan Teropinikan DPR Jadi Sarang Penyamun
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Priyo Budi Santoso mengaku sedih karena Badan Anggaran (Banggar) DPR tengah menjadi sorotan publik terkait kasus suap Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Setelah tim investigasi Partai Demokrat (PD) mengarahkan pemeriksaan ke anggota Banggar dari PD, ia merasa opini publik seolah menjadikan DPR secara umum menjadi sarang penyamun.

"Jangan teropinikan DPR seakan DPR jadi episentrum sarang penyamun, karena proses hulu ke hilir melibatkan semua yang berwernang," keluh Priyo.

Hal ini disampaikan Priyo menanggapi banyaknya pandangan miring terhadap Banggar DPR. Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Priyo pun angkat bicara terkait kerja tim internal PD yang memeriksa sejumlah anggota Banggar. Menurut Priyo masalah di Banggar bisa saja perseorangan dan tidak menyangkut DPR secara keseluruhan.

"Kalau menjadikan anggota Banggar sebagai terperiksa saya tidak setuju, apakah anggota Banggar harus diperlakukan seperti itu. Ini harus adil juga karena saya persis banyak anggota Banggar yang baik saja, jangan hanya nila setitik rusaklah kami semua,"tuturnya.

Namun Priyo akan melakukan pembenahan di Badan Anggaran DPR. Rapat di Badan Anggaran akan diusahakan terbuka untuk umum.

"Saya akan cek mekanisme di Banggar, karena prinsip rapat-rapat di DPR terbuka tapi hal-hal yang bersifat policy harus rapat tertutup,"tuturnya.

Selain itu, Priyo menurutkan, DPR juga akan memperkuat fungsi lembaga. Sehingga tidak terus menjadi pusat kritik rakyat seolah tidak ada kerjanya.

"Ke depan mimpi kami DPR menjadi lembaga kuat. Kalau sekarang ini yes or no. Padahal UUD mengamanatkan posisi DPR di bidang anggaran besar. Ke depan kami ingin memiliki law center dan budget center untuk membuat DPR makin kuat,"tandasnya.

(van/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini