Ruhut Sebut 'Serangan' Kastorius ke Nazaruddin Buntut Pemilihan Ketum PD

Ruhut Sebut 'Serangan' Kastorius ke Nazaruddin Buntut Pemilihan Ketum PD

- detikNews
Rabu, 18 Mei 2011 11:24 WIB
Jakarta - Juru bicara Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul menegaskan belum ada sanksi yang akan diambil bagi Bendahara PD M Nazaruddin. Opsi pemecatan atau mundur yang disampaikan Ketua DPP PD Kastorius Sinaga adalah buntut dari musyawarah nasional (Munas) di Bandung pada Juni 2010 lalu.

"Kastorius jangan bawa suara dari salah satu calon dong," kata Ruhut saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2011).

Sayangnya Ruhut enggan menyebut, siapa calon Ketua Umum PD yang dibela Kastorius. Seperti diketahui pada Juni 2010, Anas Urbaningrum memenangkan pemilihan Ketum PD. Calon lainnya yakni Andi Mallarangeng dan Marzuki Alie.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, dalam isu yang bergulir, disebut-sebut Nazaruddin sebagai orang yang memodali Anas hingga sukses meraih posisi Ketum. Tidak heran kemudian jabatan bendahara diberikan kepada Nazaruddin.

Kabar beredar, kubu Anas pun pasang badan bagi Nazaruddin, begitu isu yang memojokkan sang bendahara muncul. Namun saat dikonfirmasi soal ini Ruhut hanya menjawab diplomatis.

"Kami menyerahkan kepada KPK. Kami mendukung KPK," imbuhnya sambil tertawa.

Ruhut juga menepis munculnya perpecahan di tubuh PD terkait isu Nazaruddin ini. Dia menegaskan semua tetap berpegang pada azas praduga tidak bersalah.

"Demokrat tidak pecah, walau ada orang yang masih menjadi pendukung salah satu calon," tuturnya.

(ndr/fay)


Berita Terkait