Perayaan Waisak di Vihara Loka Shanti ini sempat terganggu akibat hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (17/5/2011) pagi. Meski begitu, sedikitnya 800 umat Budha dari etnis Tamil, tetap menggelar prosesi perayaan Waisak. Selain melepas balon, etnis Tamil juga melepas burung ke udara sebagai simbol kebebasan dan perdamaian bagi seluruh umat di bumi.
Pandita Brahma Putra yang memimpin pelepasan burung berharap, Indonesia terhindar dari malapetaka, jauh dari gonjang-ganjing politik dan rakyat Indonesia dapat hidup rukun menjalankan ibadah menurut kepercayaan dan keyakinannya masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum perayaan Waisak di Medan berjalan lancar. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan mempersiapkan sedikitnya 1.500 personel di sejumlah vihara, tempat-tempat umum guna mengantisipasi gangguan keamanan. Termasuk di sejumlah instalasi vital seperti di kawasan pelabuhan, terminal, stasiun kereta api dan bandara.
(rul/mok)










































