Polisi Bantah Sopir Mobil ATM BCA Berstatus Tersangka

Polisi Bantah Sopir Mobil ATM BCA Berstatus Tersangka

- detikNews
Selasa, 17 Mei 2011 12:00 WIB
Jakarta - Kepolisian Polrestro Jakarta Timur membantah telah menetapkan tersangka dalam kasus perampokan mobil yang membawa uang untuk pengisian ATM BCA. Semua saksi belum ada yang ditetapkan jadi tersangka.

"Semua saksi belum ada yang jadi tersangka, nanti kalau sudah tersangka akan kita umumkan secepatnya," kata salah seorang penyidik Polrestro Jakarta Timur kepada detikcom, Selasa (17/5/2011).

Saksi yang dimaksud tersebut adalah seorang sopir Yunisar Simbolon, dua satpam yakni Hendrik dan Ahmad, serta seorang petugas teknisi pengisian mesin ATM bernama Zulfikar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat pelimpahan berkas penyidikan dari Polsektro Duren Sawit ke Polrestro Jakarta Timur, Senin (16/5) kemarin, tangan sang sopir terlihat diborgol dan dikawal ketat anggota kepolisian.

"Diborgol untuk antisipasi saja supaya tidak kabur," kata penyidik tersebut.

Penjagaan ketat pun dilakukan polisi terhadap satpam Hendrik Gunawan yang melakukan pengawalan saat perampokan terjadi. Bedanya Hendrik tidak dalam kondisi tangan diborgol.

Sebelumnya beredar kabar bila status Yunisar sudah ditetapkan menjadi tersangka. Hal itu didapati penyidik kepolisian karena jawaban Yunisar yang selalu berubah-ubah saat diperiksa polisi.

"Itu tidak benar, kita masih mendalami keterkaitan mereka saat peristiwa terjadi," kata petugas tersebut.

Perampokan ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (15/5) malam, saat sejumlah petugas sedang mengisi ATM di Apotek Tania, Robusta, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Saat pengisian ATM, sopir Yunisar turun dari mobil bernopol B 9713 FH ini dan duduk di teras apotek. Satpam Ahmad dan seorang teknisi Zulfikar juga turun untuk mengisi ATM. Sementara yang berada di dalam mobil adalah satpam Hendrik dan seorang anggota Brimob. Anggota Brimob ini bergabung dengan anggota pengisi ATM saat mobil mengisi ATM di Buaran.

Saat kedua orang ini di dalam mobil, mesin mobil dalam keadaan hidup. Tiba-tiba, muncul 2 orang yang tidak dikenal langsung masuk ke mobil dan membawa kabur mobil dan uang di dalamnya.
Β 
Mobil akhirnya ditemukan polisi sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (16/5/2011) dini hari. Di dalam mobil, terdapat satpam Ahmad yang menderita luka di kepala. Perampok membawa uang Rp 460 juta, dan menyisakan uang di dalam mobil sebanyak Rp 1,9 miliar.

(ahy/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads