"Berkenaan dengan permohonan informasi yang disampaikan kepada BCA, perkenankan kami menyampaikan bahwa pengisian uang di ATM BCA dilakukan oleh mitra kerja BCA," tutur Sekretaris Perusahaan, Raymon Yonarto, dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (16/5/2011), malam.
Namun, Raymon tidak menjelaskan secara terperinci perusahaan mana yang menjadi mitra kerja pihaknya tersebut. Dalam kesempatan ini, Manajemen BCA juga menyampaikan apresiasi kepada kepolisian atas tindakan sigapnya dalam mengusut kasus perampokan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adapun mengenai kerugian diperkirakan Rp 460 juta, dan telah dikonfirmasikan kepada pihak asuransi bahwa seluruh kerugian akan dicover oleh pihak asuransi," sambungnya.
Diketahui pada Minggu (15/5) pukul 22.00 WIB, mobil yang mengangkut uang ATM BCA dirampok. Pelaku menggondol uang Rp 460 juta dan meninggalkan uang Rp 1,9 miliar. Kemudian mobil dan seorang satpam Hendrik ditemukan dengan kondisi terikat dan kepala menderita luka.
Polisi belum memastikan siapa pelakunya. Penyelidikan masih dilakukan. Sejumlah saksi sudah diperiksa. Selain 2 satpam, pegawai operasional, dan sopir bernama Yunisar ikut diperiksa.
Khusus Yunisar, polisi menggelandangnya dalam kondisi diborgol. Polisi melimpahkan kasus ini ke Polres Jakarta Timur.
(fjr/irw)











































