"Ada bukti-bukti perintah langsung yang dikeluarkan Gaddafi dan bukti-bukti langsung dari Saif al- Islam untuk merekrut pasukan bayaran.Selain itu juga bukti-bukti langsung keterlibatan kepala intelijen Abdullah al-Sanussiatas serangan terhadap demonstran," ujar Moreno Ocampo seperti dipantau detikcom di Den Haag, Senin (16/5/2011).
Juga dokumentasi bagaimana ketiganya menggelar rapat untuk merencanakan operasi. "Gaddafi menggunakan kekuasaan absolutnya untuk melakukan kejahatan kemanusiaan itu di Libya," demikian Moreno Ocampo.
Gaddafi, anaknya, dan kepala intelijen al-Sanussi didakwa menyuruh pasukan untuk menyerang penduduk sipil di tempat tinggal mereka, menembaki demonstran, iring-iringan pemakaman, dan jemaah yang keluar dari masjid.
Permohonan Kepala Jaksa ICC Moreno Ocampo kepada mahkamah terbilang luarbiasa cepat, hanya berselang 2,5 bulan menyusul permohonan inisial dari DK PBB.
"Tindakan cepat saya karena konsensus dunia, bahwa kejahatan yang dilakukan di Libya harus diperiksa," pungkas Moreno.
Di tangan mahkamah sekarang untuk menilai bahan-bahan bukti sebelum diputus apakah dakwaan jaksa Moreno Ocampo berdasar dan perintah penangkapan dikeluarkan.
(es/es)











































