Situs Tauhid wal Jihad yang memakai alamat lintastanzhim.com diketahui memakai jasa penyedia domain dan hosting CV Sazkiya Media Computer. Berdasarkan data yang dimiliki CV Sazkiya, dapat diketahui nama pemilik situs Tauhid wal Jihad.
"Situs itu atas nama Abu Irhad Saiful, kalau kami hanya menyediakan jasa hosting dan domainnya saja," kata staf Support CV Sazkiya Media Computer, Lutfi Fadillah kepada detikcom, Senin (16/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hanya ketemu muka dengan klien reseller yang minta jasa paket besar. Kalau klien biasa sih kita lewat internet saja," kata Lutfi.
CV Sazkiya hanya memiliki informasi sangat terbatas soal Abu Irhad. Data kartu identitas pun tiada, sehingga tidak bisa dipastikan apakan Abu Irhad nama asli atau nama alias.
"Kalau domain .id kan harus pakai KTP, nah kalau domain .com kan nggak usah pakai KTP," kata Lutfi.
Lutfi tidak tahu jika Tauhid wal Jihad ini diduga terkait dengan tersangka teroris Sigit Qurdowi yang tewas di Sukoharjo. Polisi pun belum meminta keterangan dari mereka seputar kliennya ini.
"Sampai sekarang, belum ada polisi yang menghubungi kami," kata Lutfi.
Situs Tauhid wal Jihad ini akan hangus pada Selasa 17 Mei 2011 karena belum membayar uang perpanjangan domain sebesar Rp 90.000 ke pihak CV Sazkiya. Entah kebetulan atau tidak, itu hanya empat hari setelah penembakan Sigit Qurdowi di Sukoharjo.
Sebelumnya nama Tauhid Wal Jihad dimunculkan saat Mabes Polri merilis penggerebekan di Sukoharjo. Sigit Qurdowi ditengarai tergabung dalam Tim Hisbah atau Tauhid Wal Jihad. Sigit memiliki peran penting dalam kelompok tersebut.
"Sigit merupakan pimpinan dan pelatih perakit bom Tauhid Wal Jihad," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bahrul Alam dalam keterangan pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (14/5).
(fay/anw)











































