Polisi Dalami Keterlibatan Anggota Brimob yang Ikut di Mobil ATM BCA

Polisi Dalami Keterlibatan Anggota Brimob yang Ikut di Mobil ATM BCA

- detikNews
Senin, 16 Mei 2011 13:58 WIB
Polisi Dalami Keterlibatan Anggota Brimob yang Ikut di Mobil ATM BCA
Jakarta - Polisi mendalami keterlibatan anggota Brimob yang ikut dalam tim pengantar uang di mobil Daihatsu Grand Max. Mobil pengantar uang ini dirampok saat mengisi ATM di Apotik Tania, Robusta, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Masih didalami," ujar Kapolsek Duren Sawit, Kompol Titik Setyowati kepada wartawan di Mapolsek Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (16/5/2011). Hal ini dikatakan Titik saat ditanyai apakah polisi akan menyelidiki keterlibatan anggota Brimob yang ikut di dalam mobil pengisian ATM.

Mobil pengisian ATM BCA ini berisikan sejumlah petugas tim pengantar uang, yang terdiri dari 2 orang satpam, 1 teknisi, dan 1 orang sopir. Namun saat di Buaran, seorang anggota Brimob ikut dalam tim. Saat mobil dirampok di Pondok Kopi, si anggota Brimob beserta seorang satpam berada dalam mobil.

"Secara SOP setiap kendaraan yang membawa uang ATM tidak boleh menaikkan sembarangan orang. Tidak boleh lagi nambah orang," kata Titik.

Perampokan ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (15/5) malam, saat sejumlah petugas sedang mengisi ATM di Apotik Tania, Robusta, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Saat pengisian ATM, sopir Yunisar turun dari mobil bernopol B 9713 FH ini dan duduk di teras apotik. Satpam Ahmad dan seorang teknisi Zulfikar juga turun untuk mengisi ATM. Sementara yang berada di dalam mobil adalah satpam Hendrik dan seorang anggota Brimob. Anggota Brimob ini bergabung dengan anggota pengisi ATM saat mobil mengisi ATM di Buaran.

Waktu kedua orang ini di dalam mobil, mesin mobil dalam keadaan hidup. Dan tiba-tiba, muncul lagi 2 orang yang tidak dikenal langsung masuk ke mobil dan membawa kabur mobil dan uang di dalamnya.
 
Mobil akhirnya ditemukan polisi sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (16/5/2011) dini hari. Di dalam mobil, terdapat satpam Ahmad yang menderita luka di kepala. Perampok membawa uang Rp 460 juta, dan menyisakan uang di dalam mobil sebanyak Rp 1,9 miliar.

(gun/asy)


Berita Terkait