"Jadi enggak ada. Kan Dewan Kehormatan masih kerja, ini kita saja tim investigasi belum menemukan apa-apa," kata Ruhut saat dikonfirmasi, Senin (16/5/2011).
Ruhut menjelaskan, sama sekali tidak ada jadwal di DPP PD terkait dengan Nazaruddin. "Jadi entah itu maunya siapa mengumumkan. Ini maunya Pak Amir atau siapa?" terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Amir selalu kontak saya, kita koordinasi," tuturnya.
Diketahui proses klarifikasi Dewan Kehormatan (DK) Partai Demokrat terhadap dua politisinya yang diduga terkait kasus suap Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah memasuki tahap finalisasi. Hasil berikut rekomendasi direncanakan diumumkan pada Senin pekan depan.
"Tunggu saja Senin besok," jawab seorang politisi PD kepada detikcom tentang jadwal perkembangan proses klarifikasi, Sabtu (14/5).
Informasi tersebut kemudian dikonfirmasikan kepada Sekretaris DK PD, Amir Sjamsoeddin. Praktisi hukum yang sempat menjabat sebagai Sekjen DPP PD tersebut tidak membantah atau membenarkan informasi itu.
"Insya Allah dalam waktu yang sangat dekat. Sabar saja," jawab mantan Sekjen PD itu.
Pemeriksaan Nazaruddin ini terkait dugaan suap Wisma Atlet di Kemenpora. Mantan pengacara salah satu tersangka, Mindo Rosalina Manulang, yakni Kamarudin Simanjuntak menyebut Nazaruddin adalah atasan Rosa dan terkait dalam kasus itu. Namun baik Mindo dan Nazaruddin sudah membantahnya.
(ndr/fay)











































