"Iya jadi memang hari ini cuti bersama, armadanya beroperasi 70 persen dari hari-hari biasa, tapi lagi evaluasi adanya penumpukan penumpang, kami mulai menambah armada," jelas Kepala BLU TransJakarta M Akbar ketika dihubungi detikcom, Senin (16/5/2011).
Akbar menambahkan, BLU TransJ mengurangi armada karena di hari cuti bersama hari ini, banyak kantor yang libur. Mengenai antisipasi penumpukan penumpang sore ini, Akbar mengatakan, "Kami akan menambah armada, sementara sedang memonitor dan evaluasi penumpukan penumpang tadi pagi".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya memang tadi pagi kita gunakan pola hari libur ya, yang operasi 80 persen. Tadi sudah kita tambahkan beberapa armada, kita pakai pola Hari Sabtu, di luar ternyata masih banyak karyawan," jelas Bano.
Sementara untuk jam operasi, bus TransJ beroperasi seperti biasa. Pihaknya terus memonitor operasional bus TransJ.
"Kita respons langsung tadi, ada tambahan BKO bus untuk mengantisipasi. Kita sudah melakukan penambahan bus untuk antisipasi kepulangan (karyawan dan orang kerja)," imbuhnya.
Sebelumnya, cuti bersama membuat bus TransJ yang melayani koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) berkurang. Akibatnya penumpang harus antre panjang di halte Ragunan. Mereka menunggu sekitar 1 jam sebelum mendapatkan bus TransJ.
"Saya antre dari pukul 06.30 WIB dan baru dapat bus pukul 07.30 WIB. Panjang sekali antreannya," keluh Norwin, salah seorang karyawan di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, melalui Info Anda detikcom, Senin (16/5/2010) pukul 09.30 WIB.
Norwin mengatakan, antrean timbul karena bus yang melayani koridor itu sangat sedikit. Begitu bus TransJ tiba langsung diserbu oleh puluhan penumpang yang telah lama antre di halte tersebut.
"Kalau hari biasa cuma nunggu 20 menit sekarang harus nunggu 1 jam," katanya.
(nwk/asy)











































