Tak Jadi Pengurus, Kader Demokrat Ngamuk di Depan Anas dan Ibas

Tak Jadi Pengurus, Kader Demokrat Ngamuk di Depan Anas dan Ibas

- detikNews
Minggu, 15 Mei 2011 23:32 WIB
Tak Jadi Pengurus, Kader Demokrat Ngamuk di Depan Anas dan Ibas
Mataram - Pelantikan Pengurus DPD Demokrat NTB dinodai ulah kadernya sendiri. Ratnawati, kader Partai Demokrat, mengamuk dan membanting kursi. Ia kecewa tak dijadikan pengurus partai berlambang bintang mercy itu.

Peristiwa terjadi saat pelantikan pengurus DPD NTB Partai Demokrat di Gedung Narmada Convention Center, Jalan Majapahit, Kota Mataram, Minggu (15/5/2011) malam. Saat itu, Ketua Umum DPP Demokrat Anas Urbaningrum, tengah berada di panggung melantik jajaran pengurus baru , diantaranya adalah M Zainul Majdi yang juga Gubernur NTB. Zainul dilantik sebagai Ketua DPD Demokrat periode 2011-2016. Sebelumnya, Majdi adalah fungsionaris Partai Bulan Bintang.

Ratnawati yang duduk di barisan ketiga kursi paling depan, tiba-tiba maju mendekati panggung, sesaat setelah Anas membaca kalimat sumpah yang diikuti seluruh pengurus yang dilantik. Berteriak kesal, Ratnawati membanting kursi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya enggak dihargai. Saya lelah berjuang demi partai ini. Saya yang lelah, tapi malah orang lain yang menikmati," kata Ratnawati kesal.

Anas dan hadirin yang tengah berada di panggung karuan saja kaget, atas ulah kader perempuan Demokrat itu. Sekretaris DPP Demokrat Edi Baskoro Yudhoyono yang duduk berdampingan di barisan kursi paling depan dengan Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Jafar Hafsah, juga tersentak.

Beruntung petugas keamanan partai dibantu aparat kepolisian, sigap, sehingga kekhidmatan pelantikan tak terganggu. Ratnawati dibawa keluar arena dan pelantikan berlanjut.

Di luar gedung yang juga dipenuhi tamu undangan, dalam kawalan polisi, Ratnawati meronta dan berteriak histeris. Mantan calon anggota legislatif pada pemilu 2009 lalu ini tak pelak menjadi pusat perhatian. Beberapa kolega berupaya menenangkannya, namun tak ia gubris.

"Saya hanya ingin masuk menjadi pengurus. Berani tidak memasukkan saya, awas," katanya setengah teriak.

Mungkin karena tak ingin dibuat malu, polisi dan jajaran fungsionaris Demokrat memilih mengamankan Ratnawati di salah satu ruangan lantai tiga, masih di arena gedung tempat pelantikan berlangsung. Wartawan lalu dilarang dan dihadang mengambil gambar dan mengabadikan peristiwa lanjutan.

Dalam jajaran pengurus DPD Demokrat NTB yang dilantik, memang didominasi kader baru dengan berbagai latar belakang. Ada diantara mereka yang sebelumnya pengurus di parpol lain semisal Golkar, Hanura dan Partai Bulan Bintang. Ada juga akademisi, dan beberapa diantaranya adalah pejabat pemerintahan yang baru saja pensiun.

Dikonfirmasi usai pelantikan, soal kader yang ngamuk itu, Anas mengatakan sususan pengurus DPD Demokrat NTB masih belum lengkap seluruhnya.

"Yang dilantik ini baru sebagian belum lengkap. Masih akan ada pengurus di Biro Biro," jawabnya singkat.


(adi/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini