Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam menjelaskan, Minggu (15/5/2011), kedua jenazah masih diteliti. Untuk jenazah Hendro, polisi telah mengirim sampel DNA ke Jakarta. Sementara untuk Sigit, Polri masih mencari keluarganya.
"Kita masih mencari data pembanding dari keluarganya masih dicari orang tua dan anaknya. Rumahnya masih dikunci," kata Anton saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anton mengatakan, dengan tewasnya Sigit dan Hendro maka total jumlah pelaku jaringan teroris Cirebon mencapai 15 orang. 12 orang diamankan, 3 tewas termasuk Sigit, Hendro dan pelaku bom bunuh diri M Syarif.
"5 kelompok Cirebon, 3 kelompok Depok dan Boyolali. 4 kelompok Surakarta, 2 Sukoharjo, satu M Syarif," terang Anton.
Polisi masih terus menyelidiki adanya pihak lain yang ikut dalam jaringan Cirebon. Anton memastikan masih ada pihak yang masih diburu.
"Jumlahnya nanti ya masih didalami," tandasnya.
(ape/fay)











































