Komnas HAM Selidiki Tewasnya Nur Iman dalam Penggerebekan Teroris

Komnas HAM Selidiki Tewasnya Nur Iman dalam Penggerebekan Teroris

- detikNews
Minggu, 15 Mei 2011 12:50 WIB
Jakarta - Komisi Hak Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan mencari fakta-fakta di lapangan terkait tewasnya pedagang Nur Iman, yang tewas terkena peluru nyasar saat penggerebekan teroris di Sukoharjo. Jika terbukti Komnas HAM bisa meminta Kapolri mempertanggungjawabkan anggotanya.

"Komnas HAM akan selidiki fakta di lapangan apa yang terjadi pada warga sipil tersebut. Jika sudah jelas, Komnas HAM akan rekomendasikan kepada Kapolri untuk mempertanggungjawabkan anggota yang terlibat," Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim.

Hal itu disampaikan Ifdhal usai menghadiri acara ultah JK di rumah JK, Jalan Brawijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan teroris, lanjutnya, sebenarnya sduah dalam pengamatan polisi. Sehingga polisi seharusnya bisa mengurangi dampak penggerebekan itu pada masyarakat.

"Dan sebenarnya ini (mengurangi dampak penggerebekan) yang tidak bekerja dengan baik. Adanya adu tembak memicu perhatian masyarakat. Ada yang menonton. Kita tidak tahu pasti bagaimana Nur Iman itu dan bagaimana bisa tertembak," jelasnya.

Dua terduga teroris, Sigit Qurdowi dan pengawalnya Hendro tewas akibat baku tembak dengan polisi di Kampung Dukuh, Desa Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo sekitar pukul 01.00 WIB.

Sigit Qurdowi dan Hendro antara lain merupakan DPO bom gereja dan Mapolsek Pasar Kliwon (Solo) pada bulan Desember 2010. Mereka juga terlibat jaringan terorisme di Cirebon.

Sedangkan pedagang angkringan, Nur Iman saat kejadian tembak menembak terjadi, berada di antara kedua belah pihak. Timah panas pun salah satunya mengenai dia. Nur Iman dipastikan tidak terkait kelompok pelaku teror. Polri pun akan memberikan santunan pada keluarga Nur Iman itu.

"Kita turut prihatin dan belasungkawa. Insya Allah akan kita beri santunan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (14/5) kemarin.

(nwk/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini