"Itu sesuatu yang mendadak tidak efektif. Kalau Anda libur, harus merencanakan ke mana, beli tiket," kata JK di kediaman pribadinya di Kawasan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jaksel di sela-sela menerima Tim RUU BPJS DPR, Sabtu (14/5/2011).
JK menjelaskan, dahulu saat dia menjadi Menko Kesra, tidak ada insiden cuti bersama dadakan seperti ini, semua sudah direncanakan dengan matang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menambahkan, efek cuti bersama secara dadakan ini akan kembali lagi kepada masyarakat. Mereka jadi tidak secara penuh menikmati liburan.
"Tidak dinikmati masyarakat. Mau pulang kampung tiketnya habis sudah. Apalagi pabrik, kantor susah sekali. Bank susah. Lain kali 1 tahun sebelumnya," tuturnya.
(ndr/vta)










































