Polri: Rekrutmen Militan Kelompok Teroris Jadi Lebih Cepat

Polri: Rekrutmen Militan Kelompok Teroris Jadi Lebih Cepat

- detikNews
Sabtu, 14 Mei 2011 13:13 WIB
Jakarta - Di masa lalu, perekrutan militan kelompok teroris dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Seseorang yang direkrut harus menjalani masa pelatihan terlebih dahulu. Namun kini, rekrutmen teroris berubah menjadi lebih cepat.

"Terjadi perubahan pola rekrutmen untuk menjadi seorang militan, tidak lagi butuh waktu lama dan pelatihan seperti sebelumnya," kata Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Irjen Polisi Anton Bahrul Alam dalam keterangan pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (14/5/2011).

Seorang militan, imbuhnya, dapat dengan mudah diperoleh oleh kelompok teroris. Mereka hanya membutuhkan orang yang memiliki keberanian untuk bisa diajak bergabung dalam kelompoknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perekrutan dengan memilih orang yang memiliki keberanian, tidak perlu latihan terlalu lama. Mereka tinggal didoktrin, lalu bisa melakukan itu," sambung Anton.

Menurut dia, peristiwa pengeboman di Masjid Adz-Dzikra di kompleks Mapolresta Cirebon beberapa waktu lalu adalah hasil dari perencanaan teror. "Di Cirebon ini merupakan salah satu bentuk perencanaan teror dengan hard target yang ditujukan pada aparat pemerintah," terangnya.

(vit/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini