"Tembakan Sigit Qurdowi mengenai seorang laki-laki pedagang nasi angkringan," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Untung Yoga Ana dalam siaran pers, Sabtu (15/4/2011).
Saat itu sekitar pukul 01.15 WIB, polisi hendak menangkap 2 pelaku terorisme yakni Sigit Qurdowi (sebelumnya ditulis FQ) dan Hendro. Sigit adalah amir tim Hisbah, sedang Hendro sebagai pengawal. Kedua pelaku teror ini tewas didor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penangkapan pelaku teror itu, polisi juga menyita senjata api dan granat dari tangan pelaku yang ditengarai juga terkait kelompok Cirebon. Mayat korban dan pelaku teror dibawa ke rumah sakit terdekat.
(ndr/vta)










































