Calon Penumpang KA Ricuh di Stasiun Gambir

Calon Penumpang KA Ricuh di Stasiun Gambir

- detikNews
Sabtu, 14 Mei 2011 08:22 WIB
Calon Penumpang KA Ricuh di Stasiun Gambir
Jakarta - Antrean calon penumpang kereta api Argo Dwipangga dan Purwojaya di Stasiun Gambir ricuh. Mereka memprotes penutupan loket di tengah antrean tanpa adanya pemberitahuan dari petugas tiket sebelumnya.

Antrean mulai tampak mengular sejak Sabtu, (14/5/2011), pukul 5.00 WIB. Ratusan pengantre terlihat di loket 7, 8, dan 9 untuk pelayanan tiket KA Eksekutif Argo Dwipangga jurusan Yogya-solo-Jakarta, serta KA Bisnis Purwojaya jurusan Gambir Purwokerto-Cilacap.

Beberapa calon penumpang yang tidak mendapatkan tiket mengeluh karena di tengah antrian petugas tiba-tiba menutup loket dengan alasan tiket sudah ludes terjual.

"Harusnya diumumkan dari awal. Kenapa saya tunggu kayak gini karena saya kira masih ada kereta tambahan," kata salah seorang calon penumpang, Andi Surahmat (55), kepada detikcom, Sabtu (14/5).

Andi mengaku kesal, saat dirinya mencoba menanyakan penutupan loket kepada petugas keamanan namun dibalas dengan hardikan petugas.

"Petugas marah-marah, saya sempat kesal juga," keluh Andi.

Kepala Humas PT KA Daop II Mateta Rizalulhaq menuturkan, pemberitahuan tiket habis terjual sebenarnya sudah tertera di layar televisi yang dipasang tepat di atas loket.

"Petugas tidak mengumumkan karena petugas mungkin sedang fokus pada antrean calon penumpang," ujar Mateta.

Sebenarnya, imbuh Mateta, tiket dapat dibeli jauh-jauh hari melalui pelayanan tiket online dan agen-agen resmi penjual tiket kereta dalam jangka waktu 30 hari sebelum keberangkatan.

"Dengan sistem dan pola pelayanan seperti itu penumpang tidak pelu lagi mengantri di lket stasiun," kata Mateta.

"Saya mohon maaf atas segala kekurangan pelayanan kami," kata Mateta.


(ahy/lrn)


Berita Terkait