"Padahal sudah ada jadwal resmi yang diagendakan, baik RDP dengan mitra-mitra kerja komisi, maupun rapat-rapat pembahasan beberapa legislasi yang penting buat rakyat," ujar anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka, lewat rilis yang diterima detikcom, Sabtu (14/5/2011).
Rieke melanjutkan, salah satu rapat penting tersebut adalah rapat internal Pansus RUU Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) yang tenggat waktunya hanya tinggal 42 hari lagi.
"Jika Dewan tetap memaksakan masuk pada hari itu, tetap tidak mungkin, karena
kesekjenan DPR yang juga merupakan PNS harus ikut aturan pemerintah," ujar pemeran Oneng dalam sinetron komedi Bajaj Bajuri ini.
Politikus PDI Perjuangan itu menilai keputusan cuti bersama yang mendadak tidak hanya merugikan anggota Dewan, namun juga merugikan masyarakat.
"Seharusnya jika pada tanggal 16 Mei pemerintah ingin libur, tidak bisa membatalkan sepihak agenda-agenda kerja yang telah disepakati dengan DPR. Bagi saya hal ini terlihat sebagai indikasi pengganjalan upaya buying time, terutama bagi pembahasan RUU BPJS. Semoga hal sprti ini tak terjadi lagi," ujarnya.
(lrn/ahy)











































