"Rencananya akan dihadiri oleh delegasi dari 100 lebih negara anggota Gerakan Non Blok dan 2 negara yang akan bergabung, yaitu Fiji dan Azerbaijan, menjadi anggota baru," ujar Jubir Kementrian Luar Negeri, Michael Tene, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon No 6 Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2011).
Dalam pertemuan ini nantinya akan dibahas beberapa issue yang terkait dengan issue terkini seperti issue tentang climate change dan juga tentang peran Gerakan Non Blok ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Kemlu tetap menganggap bahwa pertemuan Gerakan Non Blok mempunyai peranan penting dalam perjuangan diplomasi Indonesia di dunia internasional.
"Pertemuan Gerakan Non Blok merupakan sangat penting bagi kepentingan perjuangan diplomasi Indonesia, seperti dalam kepentingan kita untuk maju lagi menjadi anggota Dewan HAM PBB, serta kepentingan-kepentingan lain kita di PBB. Suara dari anggota Gerakan Non Blok sangat penting bagi kita," papar Michael Tene
Konferensi ini juga akan mengundang sepuluh organisasi internasional yang akan berperan sebagai peninjau atau observer.
(gah/gah)










































