"Setelah membaca pernyataan Pak Marzuki, tampaknya yang bersangkutan akan mengundurkan diri. Publik ikut menyelamatkan wajah DPR," ujar Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Kadir Karding, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/5/2011).
Karding menuturkan, dengan kejadian di Australia diharapkan staf ahli DPR makin gesit bekerja membantu tugas-tugas DPR sehingga DPR tidak lagi dipermalukan di muka rakyat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karding menuturkan, tenaga ahli yang dinilai telah mempermalukan citra DPR tersebut telah meminta maaf kepada pimpinan komisi VIII. Selanjutnya ia menunggu proses berikutnya.
"Saya dengar penjelasan dari yang bersangkutan terus terang katanya dalam tekanan, grogi, dan sudah minta maaf kepada saya terutama. Saya menghargai langkah tersebut," tuturnya. Kisah insiden Komisi VIII DPR bisa diklik di sini.
(van/nrl)











































