"Kemlu sudah jelas, menolak posisi Israel dan tidak mengakui Israel. Kita sendiri tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel. Jadi Kemlu tidak mengakui perayaan Ultah tersebut," kata Jubir Kemlu, Michael Tene di Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2011).
Ketika ditanya acara itu tetap digelar meski dikritik, Tene menyerahkan kepada Kepolisian. "Kalau masalah begitu, tanya pihak kepolisian. Tetapi pihak Kemlu sudah jelas menolak secara tegas adanya perayaan Ultah tersebut," ujar Tene.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unggun menjelaskan, latar belakang acara ini adalah: Sebagai warga negara yang cinta Proklamasi Republik Indonesia, dan menjunjung tinggi Kedaulatan Republik Indonesia.
Sedangkan tujuan acara adalah: Mengakui dan menghormati Kedaulatan Israel sebagai Negara Yahudi. Rencana ini menuai kritik dari berbagai kalangan. Namun Unggun menegaskan akan tetap menggelar acara tersebut.
(aan/fay)











































