"Mengenai studi banding sudah jelas ada buku panduannya, bagaimana pelaporannya, bagaimana menentukan negara tujuan," ujar Marzuki saat menemui mahasiswa UI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/5/2011).
Namun dalam praktiknya, menurut Marzuki, boleh saja anggota DPR berinisiatif. Apalagi kalau jadwal kunjungan kerja ke luar negeri tidak terlalu padat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Termasuk seperti anggota BURT DPR ke Stadion Manchester United sampai berbelanja kaos di London, menurutnya wajar. Hal tersebut dipandang sebagai hal yang membawa manfaat bagi anggota DPR.
"Jalan-jalan kemana, belanja banyak karena sudah membawa uang sendiri, melihat museum, melihat apa lagi, itu menurut saya menambah manfaat terkait kepergian itu," tuturnya.
(van/ndr)










































