"Saya mengucapkan terimakasih yang tulus kepada Komnas HAM. Apa yang dilakukan selama ini akan terus
dilakukan ke depan," kata Presiden SBY saat menerima komisioner Komnas HAM di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (13/5/2011).
Selama ini SBY mengaku memantau dan mendapatkan laporan dari menteri dan Staf Khusus Bidang Hukum dan HAM tentang apa saja yang telah dilakukan dan direkomendasikan Komnas HAM untuk memajukan dan
melindungi HAM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden bersyukur meskipun saat ini masih ada pelanggaran-pelanggaran HAM dan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dalam bidang HAM, tapi dibandingkan dengan wajah HAM 10-15 tahun yang lalu kini terjadi banyak kemajuan.
"Mari kita jaga, kita sempurnakan, kita koreksi hal-hal yang tidak benar," kata SBY.
SBY menuturkan, dulu saat perwakilan Indonesia ikut dalam forum-forum HAM di dunia, selalu menjadi bulan-bulanan.
"Kita masih ingat saudara kita sering menghadiri pertemuan-pertemuan internasional baik yang
diselenggarakan PBB maupun organisasi HAM lain baik di Jenewa, atau New York, Indonesia selalu menjadi sasaran dan bulan-bulanan," ujarnya.
Situasi seperti ini menurut SBY secara sistematis telah berubah, dan lambat laun penegakan HAM di Indonesia terus diperbaiki.
"Dulu saya sering masuk ke Aceh untuk mencari solusi damai, juga di Poso dan Ambon. Kita juga sadar ada masalah HAM masa lalu dan kita carikan solusinya," janji SBY.
(anw/nrl)











































