Sebelumnya, sekitar 10 anggota tim gegana berseragam lengkap memeriksa tas tersebut selama kurang lebih 30 menit. Garis polisi dibentangkan di warung nasi yang terletak di Jl Layur itu, Kamis (12/5/2011).
"Tidak ada bahan peledak. Isinya cuma baju, kertas, dan sarung," kata Kapolsektro Pulogadung Kompol Ary Purwanto di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, garis polisi yang dibentangkan di warteg kini juga digulung kembali. Pemilik warteg pun kembali memuka wartegnya yang sempat ditutup.
Warga yang sebelumnya berkerumun di Jl Layur untuk menyaksikan tim gegana beraksi, perlahan-lahan mulai meninggalkan lokasi. Lalu lintas yang sebelumnya tersendat, kini kembali lancar.
(irw/irw)











































