3,5 Jam Berlalu, Api di Ruko Dekat Markas Pampamres Mulai Padam

3,5 Jam Berlalu, Api di Ruko Dekat Markas Pampamres Mulai Padam

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2011 19:42 WIB
3,5 Jam Berlalu, Api di Ruko Dekat Markas Pampamres Mulai Padam
Jakarta - Setelah berjibaku selama 3,5 jam, petugas pemadam kebakaran mulai berhasil menjinakkan api yang membakar sebuah ruko di dekat markas Paspampres, Jl Tanah Abang II, Jakarta Pusat (Jakpus). Api yang menghanguskan lantai 5 ruko tersebut sudah mulai padam.

Pantauan detikcom, Kamis (12/5/2011), pukul 19.00 WIB, sejumlah petugas pemadam kebakaran Jakpus sudah berani masuk ke ruangan di lantai yang terbakar untuk memadamkan api. Asap masih tampak mengepul dari lantai 5 bangunan bernama Alas Watu Utama (AWU) tersebut.

Menurut petugas keamanan ruko, Purwanto, lantai yang terbakar itu merupakan gudang tempat penyimpanan aset milik Wisma BSG. Barang-barang seperti komputer dan dokumen-dokumen ludes terbakar api.

Purwanto mengatakan, bau asap mulai tercium sejak pukul 15.15 WIB. Curiga terjadi kebakaran, ia lalu mencari sumber bau tersebut bersama 8 orang rekannya. Dari lantai 1-5, seluruhnya disisir.

"Di lantai 5 saya lihat asap keluar dari lubang udara. Saya langsung menghubungi manajemen wisma BSG, Pak Eko, dan saya sempat mendobrak lantai 5 dan membongkar plafonnya juga, namun tidak ada sumber api" ucap Purwanto.

Purwanto lalu turun ke lantai 4. Di lantai tersebut, ia melihat asap yang cukup tebal serta merasakan panas yang luar biasa. Namun, ia juga tidak menemukan dari mana sumber api berasal.

Tanpa pikir panjang lagi, pria yang telah berprofesi sebagai security sejak tahun 1999 ini pun menghubungi dinas pemadam kebakaran. "Habis itu saya langsung menghubungi pemadam kebakaran. Dan kira-kira setengah jam kemudian pemadamnya datang," ucap Purwanto.

Sejumlah warga masih berkerumun di lokasi kejadian untuk menyaksikan peristiwa kebakaran tersebut. Jl Tanah Abang II juga masih ditutup untuk kendaraan. Lalu lintas menuju kawasan Tanah Abang dialihkan ke Jl Kebon Sirih.

(irw/gah)


Berita Terkait