"Save the Children akan bertanggung jawab atas kejadian ini dan telah menawrakan untuk mengganti semua biaya pengobatan bagi mereka yang sakit," kata Manajer Komunikasi Save the Children, Patricia Norimarna, dalam rilis kepada detikcom, Kamis (12/5/2011).
Warga mengalami keracunan pada Rabu (11/5) kemarin. Kini, para warga yang kemarin keracunan sudah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah mereka. Save the Children meminta maaf atas kejadian ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbuh dia, Save the Children telah bekerja di Magelang sejak awal meletusnya Merapi. Save the Children yang didukung OFDA/USAID membantu masyarakat dalam pemulihan mata pencaharian pasca erupsi Merapi. Program ini menjangkau 2.000 keluarga di Magelang.
"Save the Children tetap berkomitmen untuk bekerjasama dengan masyarakat, mitra dan pemerintah setempat dalam membantu anak-anak dan keluarga yang membutuhkan," kata dia.
Sebelumnya pada Selasa (10/5), Save the Children menggelar pertemuan dengan warga di Dusun Mangunsuko. Dalam pertemuan tersebut Save the Children membagikan snack dalam kotak yang dipesan dari vendor langganan di Yogyakarta.
Pada Rabu (11/5) 21 warga dan 6 mahasiswa yang ikut pertemuan kemarin mengalami keracunan. Diduga salah satu makanan itu sudah basi.
(fay/nrl)











































