Rapat Bamus Tak Singgung Gedung Baru DPR

Rapat Bamus Tak Singgung Gedung Baru DPR

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2011 17:56 WIB
Jakarta - Selain membahas surat-surat yang masuk seperti dari Presiden, rapat juga membahas RUU Pendidikan Tinggi dan RUU Kedokteran. Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR seperti biasanya digelar setiap Kamis dan membahas sejumlah agenda. Namun mengenai proses pembangunan gedung baru DPR tidak dibahas secara detail pada rapat kali ini.

β€œIni hanya penjadwalan saja,” ujar Wakil Ketua DPR Anis Matta seusai memimpin rapat Bamus di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/5).

Beberapa agenda yang dibahas di antaranya mengenai penanganan Rancangan Undang-Undang (RUU) inisiatif DPR, seperti RUU Pendidikan Tinggi dan RUU Kedokteran. Selain itu, juga membahas mengenai surat masuk dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surat dari Presiden perihal mekanisme pengusulan calon ketua dan anggota Komite BPH Migas masa jabatan tahun 2011-2015. Juga menyangkut pengusulan calon anggota Dewan Pengawas LPP TVRI periode 2011-2016.

Bamus juga, kata Anis, membahas surat masuk dari Pimpinan Pansus RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial mengenai permintaan perpanjangan waktu pembahasan RUU BPJS. Rapat juga membahas rencana penyampaian keterangan pemerintah mengenai pokok-pokok pembicaraan pendahuluan RAPBN TA 2012 dalam rapat paripurna.

Surat masuk dari Sekjen MPR perihal pemberitahuan kegiatan peringatan pidato Bung Karno tanggal 1 Juni 1945 juga sempat dibahas. β€œItu tadi tambahan,” tukas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads