"Tidak ada," tutur Rosa singkat ketika ditanya mengenai adanya ancaman kepada keluarganya, di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (12/5/2011) sore.
Sore ini Rosa memastikan, telah menggantikan pengakuannya di Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Dia enggan menerangkan pengakuan bagian mana yang dia ubah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mantan Direktur Marketing PT Anak Negeri. Saya pernah menjabat di sana. Tidak ada hubungan sama sekali dengan Nazaruddin," tutur Rosa dengan nada tinggi, Rabu (11/5/2011.
Rosa, direktur PT Anak Negeri, diduga berperan sebagai broker antara PT Duta Graha Indah (DGI) dengan Sekretaris Kemenpora dalam proyek pembangunan Wisma Atlet di Palembang dalam rangka Sea Games. KPK menangkap tangan "transaksi" mereka saat pembagian fee dengan barang bukti cek Rp 3,2 miliar dan mata uang asing lainnya.
(fjr/ndr)











































