Saat berbicara kepada para santri Ponpes Al Muayyad Solo, Marciel terkesan dengan para santri yang bisa duduk sila dengan tenang mendengarkannya berpidato, Kamis (12/5/2011). Dia mengatakan AS memiliki program pertukaran pelajar sebagai cara dua bangsa untuk saling mengenal.
"Tapi saya kira anak-anak dari negara kami akan sulit beradaptasi. Anak-anak tidak bisa duduk di lantai berlama-lama dan tetap tenang seperti para santri ini. Jadi kalau nanti para santri belajar ke negara kami, ajari anak-anak kami tentang duduk sopan dan bisa tenang," ujarnya disambut tepuk tangan para santri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berkunjung ke salah satu pesantren terbesar di Solo tersebut, Marciel disambut dengan musik hadrah dan lagu-lagu ucapan selamat datang. Bahkan pimpinan pesantren, KH Abdul Rozaq Shofawi, juga mengalungkan kain rida warna putih kepada Marciel sebagai tanda persahabatan.
Di akhir kunjungan, Marciel menyerahkan buku biografi Presiden AS Barack Obama dan foto-foto tentang Amerika kepada KH Abdul Rozaq Shofawi. Selain itu Marciel juga menyerahkan sebuah kenang-kenangan berupa bola sepak berlogo Amerika kepada pimpinan pesantren mahasiswa Al Muayyad, KH Dian Nafi'.
"Hadiah dari Pak Dubes Scot Marciel ini sangat berharga. Karena memang olah raga favorit para santri Al Muayyad adalah sepakbola," ujar KH Dian Nafi', disambut tawa lepas Marciel.īģŋ
(mbr/fay)











































