"Semua yang beredar itu tidak benar, BAP yang beredar di pasaran itu setingannya Kamarudin. Apapun yang beredar di media adalah kebohongan besar," tutur Rosa kepada wartawan di kantor KPK Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (11/5/2011).
Rosa juga mengaku dirinya mendapat iming-iming berupa kemungkinan bebas dari jeratan kasus ini, jika menuruti apa yang diperintahkan Kamarudin. Menurut Rosa, Kamarudin meminta 5 miliar untuk memuluskan hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu saja, perempuan berkaca mata ini juga menuding Kamarudin memiliki visi untuk menghancurkan Partai Demokrat. Rosa juga mengaku akan memebuat perhitungan dengan Kamarudin karena persoalan ini.
"Dia bilang, yang penting kita hancurkan Partai Demokrat. Selesai masalah ini saya akan bikin perhitungan pribadi sama dia," papar Rosa.
Lantas bagaimana dengan pengakuannya di BAP di depan penyidik KPK? Lagi-lagi Rosa menuding Kamarudin sebagai otak di belakang hal tersebut. Menurut Rosa, karena tekanan dari Kamarudin, dirinya akhirnya memberi pengakuan yang akhirnya berujung pada disebutnya nama Nazaruddin.
"Saya sadar (ketika membuat BAP), tapi semua setingannya Kamarudin," tegas Rosa.
(fjr/ndr)










































