"Kita akan bekerjasama dengan kepolisian untuk mengusut ini. Inisialnya APH," kata Wakil Ketua KPK M Jasin di Hotel Hyatt, Nusa Dua, Bali, Kamis (12/5/2011).
Pria tersebut beberapa waktu lalu, disebutkan mendatangi Rosa di tahanan dan menawarkan bisa membantu meloloskan Rosa dari jerat hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jasin menegaskan, APH yang mengaku dari KPK itu dipastikan bukan orang KPK. "Banyak orang yang mengaku-ngaku orang KPK. Ini enggak benar!" imbuh Jasin geram.
Sementara menurut Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto, publik diharapkan memiliki rasa curiga. Seandainya ada orang yang mengaku-ngaku KPK dan meminta uang, mereka diminta segera melapor.
"Kalau ada orang yang mengaku ada orang KPK itu bukan KPK, kita akan ambil dia. Kita tidak akan ambil pusing," tuturnya.
PT Duta Graha Indah M El Idris, dan Mindo Rosalina Manulang ditangkap KPK pada pertengahan April lalu di Kemenpora. KPK menemukan cek Rp 3,2 miliar sebagai bukti dugaan suap untuk Wafid dari PT DGI. Pemberian uang diduga sebagai success fee untuk proyek pembangunan Wisma Atlet Sea Games di Palembang.
Dalam pengembangan kasus, Rosa mengaku sebagai orang suruhan Bendahara Umum PD, M Nazaruddin. Berkali-kali hal itu disampaikan mantan pengacaranya, Kamarudin Simanjuntak. Bahkan Nazaruddin mendapat bagian Rp 25 miliar. Namun, Nazaruddin membantah tudingan itu.
(ndr/fay)










































