Apes! Motor Tukang Ojek Raib Dibawa Kabur Penumpang

Apes! Motor Tukang Ojek Raib Dibawa Kabur Penumpang

- detikNews
Kamis, 12 Mei 2011 01:11 WIB
Jakarta - Entah mimpi apa Rudi (21), malam kemarin. Tukang ojek yang biasa mangkal di Pondok Bambu, Jakarta Timur itu tertipu seorang pemuda necis yang merupakan penumpang motornya. Berdalih menjemput teman yang tersesat, sang penumpang berhasil menggondol motor Honda Supra X 125 yang dibelinya dari leasing.

Peristiwa tersebut bermula saat pemuda warga Jl Kejaksaan No 44 Pondok Bambu tengah mangkal di pangkalan ojek yang dekat dengan rumahnya, Selasa (10/5/2011) siang.

Seorang laki-laki bertubuh tinggi besar dan berpakaian necis menghampiri dirinya untuk meminta diantar ke suatu tempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia (pelaku) minta antar ke Cipinang Indah, tepatnya di depan PT Inti," kata Rudi kepada wartawan, di Polsek Jatinegara, Rabu (11/5) malam.

Sesampainya di depan PT Inti, pelaku masuk ke dalam perusahaan tersebut, namun tidak lama, pelaku keluar lagi. "Dia meminta saya untuk mengantarkannya pulang ke rumahnya di Cipinang enggak jauh dari rumah saya," ceritanya.

Di dalam perjalanan, keduanya sempat berbincang. Sesampainya di gang saat Rudi bertemu dengan laki-laki tersebut, penumpan itu memberikan ongkos Rp 15 ribu.

Esok harinya, Rudi kembali bertemu dengan laki-laki itu lagi. "Dia minta saya untuk mengantarkannya ke wilayah Cipinang Cimpedak," ujarnya.

Dalam perjalanan, kata Rudi, penumpangnya itu terdengar terus menelepon. "Dia bilang ke saya bahwa dia mau ketemuan dengan temannya yang berasal dari luar kota," tutur Rudi.

Di tengah jalan pelaku meminta Rudi untuk berhenti. Pelaku pun turun dari ojek yang ditumpanginya sambil menelpon dengan mimik muka yang serius. Selanjutanya pelaku bilang kepada korban bahwa kawannya yang berasal dari luar kota tersesat.

"Pelaku minta tolong kepada saya untuk pinjam motor untuk menjemput temannya," ujar Rudi.

Dia tidak menaruh curiga dengan gelagat penumpangnya itu. Rudi menggelontorkan STNK dan kunci kontak kepada laki-laki yang ia tidak ketahui namanya itu.

"Saya diminta nunggu selama dia jemput temannya," kata Rudi.

Malang, berjam-jam dia tunggu motor yang dia jadikan pencari nafkah tak kunjung kembali. "Saya baru sadar bahwa saya kena tipu," katanya.

"Itu motor saya beli dari leasing," imbuhnya.


(ahy/anw)


Berita Terkait