UMI Makassar Akan Pecat Jika Ada Mahasiswa Terlibat Penembakan

UMI Makassar Akan Pecat Jika Ada Mahasiswa Terlibat Penembakan

- detikNews
Rabu, 11 Mei 2011 15:41 WIB
UMI Makassar Akan Pecat Jika Ada Mahasiswa Terlibat Penembakan
Makassar - Rektorat Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengancam akan memecat mahasiswanya jika terlibat dalam kasus penembakan Muhammad Nur, mahasiswa Fakultas Hukum, pada Selasa sore kemarin. Semua pihak diminta menahan diri.

Wakil Rektor III UMI, Prof Ahmad Gani, dalam pertemuan di Aula Fakultas Teknik UMI, Makassar, mengatakan meskipun kejadiannya di luar kampus, jika hasil penyelidikan kepolisian menyebutkan mahasiswanya terlibat, maka sudah menjadi keputusan pimpinan kampus untuk memecat mahasiswa pelaku tindak kekerasan tersebut.

"Kasus ini sudah ditangani kepolisian. Jika ada mahasiswa saya yang terlibat, kami sepakat untuk mengembalikan mereka ke orang tuanya di rumah. Mereka sudah bukan mahasiswa kami lagi," ujar Ahmad, Rabu (11/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tempat yang sama Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UMI, Ruslan Sermaf, membantah keterlibatan salah satu anggotanya. Ia menduga ada pihak-pihak yang mau memanfaatkan nama Fakultas Teknik untuk mengacaukan kampusnya.

Ia mengimbau pada seluruh anggotanya, agar menahan diri dan tidak mudah terpancing dengan isu bentrokan yang beredar melalui sms dan telepon. Rencananya, minggu depan, Rektor UMI akan menggelar pertemuan dengan para pimpinan fakultas dan lembaga-lembaga kemahasiswaan di UMI.

"Opini di luar yang menganggap mahasiswa Teknik UMI sebagai pelaku penembakan itu tidak benar, kami tidak mengetahui soal penembakan tersebut," pungkas Ruslan.

Sementara itu, Muhammad Nur, korban penembakan misterius ini sudah menjalani operasi pembedahan untuk mengangkat sisa proyektil peluru yang bersarang di tengkuknya. Peluru ini diduga berasal dari senjata rakitan. Kondisinya berangsur membaik dalam perawatan RS Ibnu Sina UMI.


(mna/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads