"Secara aspek, kekuataan struktur. Tahun ini disarankan untuk injeksi ruangan yang belum. Untuk alokasi biayanya sudah dihitung PU , biayanya akan dibahas Ketua DPR dengan Menteri PU," ujar Kepala Biro Harbangin Setjen DPR, Sumirat, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/5/2011).
Sumirat menuturkan, keretakan Gedung Nusantara I sudah lama dikarenakan gempa setahun lalu. Selain itu, gedung Nusantara I DPR juga dianggapnya kelebihan kapasitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung Nusantara I juga akan dipugar total setelah gedung DPR yang baru selesai dibangun. Hal ini, menurutnya, dilakukan demi keselamatan anggota DPR.
"Itu nanti kalau gedung baru selesai baru dipugar keseluruhan, tapi itu hanya pergantian wall paper, saat ini hanya pemeliharaan biasa, anggarannya dibawah 20 juta," paparnya.
Saat ini, perbaikan kecil-kecilan terus dilakukan. Diantaranya memperbaiki kamar mandi yang mulai rusak.
"Kalau kamar mandi itu bau sekali. Anggota dewan minta itu selesai sebelum masa reses. Tapi soal ini pemeliharaan saja supaya tidak bocor," terangnya.
(van/rdf)











































