"Adit masih dicari," kata Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Saiful Anwar, kepada detikcom, Rabu (11/5/2011).
Mustofa mengungkapkan jika aksi ini dilakukannya karena ia membutuhkan uang untuk usaha. Sejak awal mendapat order, Adit telah memerintahkan Mustofa untuk menggasak uang dan telpon genggam A.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga kini keberadaan Adit masih terus dilacak. Polisi mencoba menhubungi telepon genggam dan mendatangi rumahnya. "HPnya ga aktif, dicari ke rumahnya tidak ada," ucap Saiful.
Berdasarkan pengakuan Mustofa di depan penyidik, ia sudah 2 tahun menjadi gigolo. Selama menjalani profesi ini, Mustofa mengaku baru kali ini ia melakukan aksi kejahatan. Namun polisi tidak percaya begitu saja. Diduga, Mustofa bersama Adit merupakan komplotan yang sudah berulang kali beraksi.
"Itu masih kita dalami, pengakuannya baru sekali," katanya.
(did/gun)











































