"NII itu bergerak secara diam-diam. Mereka masuk pada tingkatan lembaga dakwah. Yang harus kita lawan adalah dengan organisasi ekstra," ujar Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa (PMII) Ahmad Muslim di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2011).
Menurut Ahmad, PMII menemukan adanya aktivitas NII di beberapa kampus di Jakarta. Sebagai contoh, di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ada seorang mahasiswa yang hilang selama hampir sebulan ini karena diduga dicuci otak oleh NII KW 9.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad mengatakan, PMII siap membantu pemerintah untuk menangkal perkembangan NII KW 9 di kampus-kampus. PMII mempunyai basis sekitar 220 cabang dengan 1.110 kampus yang akan akan diintensifkan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang melawan keutuhan NKRI.
PMII akan membentuk tim khusus untuk menghadapi inflistrasi NII KW 9. Pengajian-pengajian atau majelis ta'lim akan lebih digalakkan. Selain itu, PMII juga akan menggandeng organisasi-organisasi pergerakan mahasiswa lainnya untuk mendeklarasikan perlawanan terhadap NII KW 9.
"Kita sudah mencoba berbicara dengan teman-teman OKP lain, akan mencoba untuk merumuskan gagasan bahwa pilar negara kita yang empat itu (Pancasila, UUD, NKRI, Bhineka Tunggal Ika) harus kita kencangkan kembali dimasing-masing basis," kata Ahmad.
(irw/aan)










































