Komisi V Segera Bentuk Panja Merpati

Komisi V Segera Bentuk Panja Merpati

- detikNews
Rabu, 11 Mei 2011 11:37 WIB
Jakarta - Ali Wongso dan beberapa anggota Komisi V DPR telah mengumpulkan masukan seputar terjadinya kecelakaan pesawat Merpati MA-60 buatan China tersebut. Komisi V DPR menyatakan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya kembali musibah kecelakaan pesawat Merpati MA-60 di Kaimana, Papua Barat, pekan lalu. Komisi yang antara lain membidangi transportasi ini pun segera membentuk Panitia Kerja (Panja) kecelakaan pesawat Merpati ini.

"Pembentukan Panja ini guna menyelidiki dan mengungkap di balik peristiwa kecelakaan pesawat Merpati tersebut. Apakah benar terkait gangguan cuaca atau masalah teknis mesin pesawat atau faktor lainnya," ujar anggota Komisi V DPR Ali Wongso Halomoan Sinaga di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/5).

Lebih lanjut Ali Wongso mengatakan, pembentukan Panja keselamatan transportasi ini sebelumnya juga pernah dilakukan oleh Komisi V DPR terkait tingginya angka kecelakaan moda transportasi kereta api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ali Wongso menambahkan, ia dan beberapa anggota Komisi V DPR saat ini telah mengumpulkan masukan seputar terjadinya kecelakaan pesawat Merpati MA-60 buatan China tersebut. Sebagian masukan dari masyarakat itu juga mengingatkan pada Komisi V DPR untuk menelisik soal kelayakan pesawat MA-60 buatan China itu dioperasikan di Indonesia bagian Timur yang memiliki geografi dan iklim yang cukup ekstrem.

"Ini di luar hal yang dipermasalahkan banyak pihak kenapa pilihannya Merpati mengoperasikan pesawat MA 60 buatan China yang hingga kini belum mengantongi sertifikat FAA. Kita jelas akan mempertanyakan hal lainnya, seperti pernyataan pejabat Dephub yang mengatakan pesawat itu tidak memerlukan sertifikat FAA," ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Menurut Ali Wongso, ditengara banyak kejanggalan dan ketidakjelasan terkait kecelakaan pesawat MA-60 itu. Makanya, Komisi V DPR berkepentingan segera memanggil jajaran manajemen Merpati dan pihak regulator dalam hal ini Kementerian Perhubungan untuk menjelaskan masalah ini.

"Paling lambat pekan depan Komisi V DPR akan segera memanggil pihak Merpati dan pejabat Dephub untuk membahas soal kecelakaan pesawat Merpati di Papua Barat tersebut," pungkas anggota DPR Dapil Sumatera Utara III ini.
(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads