Nekat Naik di Atap KRL Akan Disemprot Cairan Warna

Nekat Naik di Atap KRL Akan Disemprot Cairan Warna

- detikNews
Rabu, 11 Mei 2011 04:24 WIB
Jakarta - Operasi yustisi untuk mencegah penumpang naik di atas atap KRL memasuki hari ke dua. Pagi ini tepat pukul 06.00 WIB, penumpang yang masih membandel naik di atas atap KRL akan disemprot cairan pewarna.

"Besok pagi ini (hari ini) kita mulai dengan semprotan pewarna. Petugas sudah memasang alat semprotan untuk penumpang yang masih bandel," ujar Kepala Humas Daops I Mateta Rizalulhaq, kepada detikcom, Selasa (10/5/2011) malam.

Menurut Mateta, penumpang yang masih naik di atas atap akan disemprot dengan pewarna yang tidak berbahaya. Pewarna tersebut, lanjut Mateta untuk menandai bahwa yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran sehingga ketika turun akan langsung diciduk petugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari kedua nanti kita siagakan di Stasiun Kebayoran. Petugas sudah memasang alat semprotan di sana, kita mulai pukul 06.00 WIB," terangnya.

Bagi mereka yang kedapatan naik di atas atap, akan diserahkan kepada petugas yang berwenang. Namun menurutnya, hingga saat ini sanksi yang diberikan baru sebatas hukuman denda, belum sampai pidana penjara.

"Soal hukumannya kita serahkan kepada hakim, kita tidak mengintervensi, silakan ditindak. Tapi memang saat ini baru denda, pidana kurungan belum," terangnya.

Sebelumnya, PT KAI telah melakukan penertiban penumpang yang naik di atap KRL, Jakarta-Bogor. Operasi dilakukan di stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. dalam operasi kemarin itu, petugas berhasil menangkap 47 orang yang naik di atap KRL.

"Inikan sangat membahayakan, makanya kita tindak," imbuhnya.


(her/fiq)


Berita Terkait