"Laporan soal kehilangan Syarif sudah kami terima. Kami sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian daerah lain (se-Banten) untuk menginvestigasi kasus menghilangnya Syarif," kata Kapolsek Serpong Kompol Heribertus Oposunggu, kepada wartawan, Selasa (10/5/2011).
Syarif yang sebelum pergi dari rumah sempat meminta uang Rp 100 ribu kepada ibunya, Ayane dan Rp 2,1 juta kepada kakaknya Abdul Rohman untuk mengikuti pelatihan multi level marketing (MLM). Namun, hingga berita ini ditulis anak baru gede (ABG) tersebut belum diketahui keberadaannya baik oleh pihak keluarga maupun kepolisian. Keluarga menduga, Syarif diculik jaringan Negara Islam Indonesia (NII).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya pada Kamis (28/4), Syarif dikabarkan sudah tiada dan keluarga diminta tidak mencarinya melalui pesan singkat yang dikirimkan orang tak dikenal dengan nomor area Serang 0252-9949249. Dan sejak saat itu, tak ada kabar lagi dari Syarif.
Abdul Rohman, kakak Syarif mengatakan, sampai saat ini memang belum diketahui keberadaan adiknya. Bahkan Rohman sudah tidak tahu lagi harus mencari ke mana adiknya, karena selama 14 hari dirinya bersama anggota keluarga yang lain berupaya menelusuri jejak keberadaan Syarif hingga ke daerah Rangkas Bitung. โSyarif belum pulang sampai sekarang,โ imbuhnya.
(her/her)











































