Saat itu, Muhajir sedang melintas di Jalan Kaptes Rivai, Palembang. Muhajir yang saat itu baru saja menagih angsuran motor yang macet di daerah Tangga Buntung. Saat menuju rumahnya, di depannya ada dua perempuan yang mengendarai sepeda motor.
“Yang satu sudah tua, tetapi yang aku singkap rok yang muda,” ujar Muhajir di Mapolsek Ilir Barat I, Palembang, Selasa (10/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat keduanya melintas di hadapan Muhajir, tanpa disadari Kumbang (24), rok yang dikenakannya langsung disingkap Muhajir. Sontak, Kumbang merasa dilecehkan, dia marah dan memaki tersangka. “Aku mau lari pakai motor, tetapi bibinya teriaki aku pencuri. Jadi warga yang mendengar teriakan itu langsung menangkap aku,” ujar Muhajir, yang kemudian dirinya babak belur dihajar massa.
Sebelum ke kantor polisi, Muhajir dibawa ke rumah ketua RT setempat. Lagi-lagi, di rumah ketua RT itu, tersangka kembali dipukuli warga yang geram.
Terhadap perilaku Muhajir, Kapolsek IB I Kompol Tulus Sinaga mengatakan akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.
(tw/fiq)











































