Inggris Tolak Hukuman Mati atas Saddam Hussein

Inggris Tolak Hukuman Mati atas Saddam Hussein

- detikNews
Rabu, 16 Jun 2004 15:30 WIB
Jakarta - Pemerintah Inggris menentang penggunaan hukuman mati terhadap mantan presiden Irak Saddam Hussein jika ia terbukti bersalah dalam pengadilan. Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Jack Straw."Kita harus membuat representasi yang sangat kuat mengenai perlunya untuk tidak menggunakan hukuman mati," tukas Straw dalam sidang parlemen Inggris."Kita berhasil pada masa dewan pemerintahan Irak dalam membujuk mereka untuk menunda hukuman mati," imbuh pejabat tinggi Inggris itu seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/6/2004).Saddam kemungkinan akan diadili atas tuduhan pembunuhan kaum Syiah Arab di Irak utara pada tahun 1980-an dan 1990-an. Juga atas kejahatan perang terhadap warga Kuwait selama dan setelah invasi tahun 1990.Iran juga diyakini akan menyiapkan gugatan resmi terhadap Saddam atas penyiksaan tahanan Iran yang ditangkap selama perang 1980-1988 silam.Sebelumnya Perdana Menteri interim Irak Iyad Allawi mengatakan bahwa Saddam dan tahanan Irak lainnya diharapkan akan diserahkan ke pemerintah interim saat penyerahan kekuasaan 30 Juni mendatang. Namun Presiden AS George W Bush tidak setuju dengan Allawi. Bush menolak untuk menetapkan batas waktu penyerahan Saddam. Menurutnya, pemerintah interim Irak harus menerapkan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat sebelum pasukan AS menyerahkan Saddam untuk diadili. "Saya hanya ingin memastikan bahwa ketika kedaulatan diserahkan, Saddam Hussein tetap dipenjara," kata Bush. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads