Tabrak Siswi SD yang Hendak UN, Mobil Pelaku Dibakar Massa

Tabrak Siswi SD yang Hendak UN, Mobil Pelaku Dibakar Massa

- detikNews
Selasa, 10 Mei 2011 14:03 WIB
Mataram - Nasib nahas menimpa Dende Gina Histiyani (13). Maksud hati berangkat sekolah untuk Ujian Nasional (UN), siswi SDN 1 Mambalan, Lombok Barat ini tewas ditabrak mobil. Warga pun membakar mobil pelaku.

Dende dan lima temannya ditabrak mobil Xenia silver hanya 10 meter dari gerbang sekolah SDN 1 Mambalan, Gunung Sari, Lombok Barat, Selasa (10/5/2011). Seorang siswa lain, Andre, mengalami koma dan dilarikan ke RSU Provinsi NTB di Mataram. Tiga siswa lain terluka.

Mobil yang menabrak mereka rupanya mobil operasional Dinas Kehutanan Kabupaten Lombok Utara. Kepala Dusun Mambalan, Raden Muhammad Rais, yang juga saksi mata menuturkan kalau Dende dan 4 temannya jalan kaki beriringan menuju sekolah.

SDN 1 Mambalan hanya berjarak 200 meter dari rumah mereka. Sepuluh meter menjelang gerbang sekolah, tiba-tiba datang mobil Xenia dari arah belakang para siswa dengan kecepatan tinggi. Anak-anak malang itu terpental dihantam mobil

"Mobilnya ngebut sekali. Anak-anak padahal berjalan di pinggir. Mobil itu bahkan keluar hampir satu meter dari badan jalan, dan menabrak anak-anak," kata Rais.

Dende menghembuskan napas terakhir di tempat kejadian. Sementara Andre yang masih bernapas, segera dilarikan warga ke RSUP NTB di Kota Mataram, 12 kilometer arah selatan Mambalan.

Melihat temannya ditabrak, para siswa SDN 1 Mambalan yang juga akan menjalani UN, berteriak histeris. Suasana sekolah ribut. Bahkan saat hendak bersiap ujian di dalam kelas, teman sekelas Dende dan Andre masih menangis dan histeris. Namun UN tetap dilanjutkan.

Pengendara yang menabrak Dende dan temannya, sempat melarikan diri. Menurut Rais, warga Mambalan di lokasi kejadian, ramai-ramai mengejar mobil dengan plat nomor DR 1174 AM itu.

Mobil itu akhirnya ditemukan warga sekitar 2,5 kilometer arah barat dari lokasi kejadian, di Desa Taman Sari. Saat ditemukan, pengendara mobil sudah tidak berada dalam mobil. Warga yang marah pun merusak dan membakar mobil, sebelum mendorongnya ke jurang sedalam 10 meter, tidak jauh dari Kantor Desa Mambalan.

Informasi terakhir menyebutkan, pelaku sudah diamankan di Mapolres Lombok Barat. Pelaku dikenali dari KTP di dompet yang tertinggal di mobil atas nama N. Ada juga kartu anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Ketua DPC PDIP Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi kepada Kades Mambalan membenarkan kalau N adalah Pengurus Anak Cabang PDIP Kecamatan Bayan, Lombok Utara.

(fay/fay)


Berita Terkait