"Sebaiknya ditunda. Untuk dilakukan audit ruangan dan dirancang ulang bentuk dan besaran gedung yang tentu lebih kecil dan sederhana sehingga didapat efisiensi yang signifikan. Bukan basa-basi," ujar Anggota Komisi III DPR dari Golkar, Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Selasa (10/9/2011).
Bambang mengajak anggota DPR untuk lebih memperjuangkan hak rakyat. Bukan hanya membangun gedung baru DPR sebagai realisasi permintaan DPR atas penambahan staf ahli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan begitu, menurut Bambang, pembangunan gedung baru DPR tidak lagi menuai protes. Kalau masih diprotes rakyat tentu kewajiban DPR memilih opsi selain membangun gedung baru DPR.
"Hitung-hitungannya pun harus terbuka hingga publik tidak lagi menaruh curiga," kata Wakil Bendahara DPP Partai Golkar ini.
Evaluasi anggaran pembangunan gedung baru DPR telah dilakukan Kemen PU. Hasilnya, dari total anggaran Rp 1,138 T ditekan menjadi Rp 777 M.
(van/gun)











































