Rakor Polkam akan Bahas Ekstradisi 3 Tokoh GAM
Rabu, 16 Jun 2004 14:45 WIB
Jakarta - Rakor Polkam akan membahas apakah Indonesia perlu meminta ekstradisi atau tidak atas 3 tokoh GAM yang ditangkap di Swedia."Rapat pendalaman mengenai pemeriksaan 3 tokoh GAM di Swedia akan dilakukan pada Jumat 18 Juni 2004."Demikian kata Menko Polkam Ad Interim Hari Sabarno usai Rakor Polkam yang membahas masalah Aceh di Kantor Menko Polkam jalan Medan Merdeka Barat Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2004)."Kita tadi dalam rapat sedikit menyinggung masalah pemeriksaan 3 tokoh GAM oleh Kejaksaan Swedia. Dari ketiga orang itu, dua diantaranya adalah warga negara Swedia, yakni Hasan Tiro dan Zaini Abdullah. Sedangkan seorang lagi Malik Mahmud warga negara Singapura," tuturnya.Lusa, lanjut Hari, pihaknya akan mengadakan rapat pendalaman di Polkam soal apa yang telah dilakukan penegak hukum Swedia. Diakuinya, penyidikan yang dilakukan pemerintah Swedia lebih cepat dari yang dijadwalkan. Sebelumnya diagendakan 18 Juni, tapi menjadi 15 Juni.Soal ekstradisi? "Tentu akan dibahas Jumat. Karena mereka bukan warga negara Indonesia. Tapi kita akan membicarakan dengan Swedia. Jadi kita tunggu saja," kata Hari.Dengan pemeriksaan dan penahanan 3 tokoh GAM di Swedia, menurut dia, memang itu merupakan kewenangan Swedia. Hanya saja di dalam negeri, GAM perlu disadarkan untuk menyerahkan diri. Pihaknya harus meminta kebijakan GAM kalau mereka memang menyerahkan diri, bukan hanya omongan."Sementara ini memang sudah ada pihak kepolisian yang dikirim ke Swedia. Tapi soal dilibatkan atau tidak dalam pemeriksaan belum jelas. Apakah akan langsung ikut memeriksa atau menitip pertanyaan dari bukti-bukti yang ada," kata Hari.
(sss/)











































