"Ancaman sekitar pukul 15.00 WIB, melalui operator telepon Metro TV," kata Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Pol Sudjarno saat dikonfirmasi, Senin (9/5/2011).
Setelah mendapat laporan, Tim Gegana langsung bergerak melakukan penyisiran. Hingga pukul 17.30 WIB Tim Gegana tidak menemukan benda yang mencurigakan. Kuat dugaan ancaman itu hanya pekerjaan orang iseng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menyisir kantor Metro TV, Tim Gegana bergerak ke gedung di sebelahnya yakni gedung Media Indonesia. Hasil penyisiran, belum ditemukan benda mencurigakan.
Sementara menurut Kepala Divisi Pemberitaan Metro TV Suryopratomo ancaman teror bom masuk melalui SMS. Isi SMS itu memberitahu bahwa Metro TV akan dibom sekitar pukul 16.00 WIB.
"Gegana telah melakukan pemeriksaan," ujar Suryopratomo melalui telepon.
Ancaman bom sepertinya tidak membuat panik karyawan Metro dan Media Indonesia. Mereka tetap beraktivitas seperti biasa, walau sempat keluar gedung saat dilakukan pemeriksaan oleh Gegana.
(ndr/nvt)











































