Kalapas Bangli Diduga Terima Duit dari Bandar Narkoba

Kalapas Bangli Diduga Terima Duit dari Bandar Narkoba

- detikNews
Senin, 09 Mei 2011 16:36 WIB
Badung - Polisi dari Polres Badung, Bali membekuk seorang bandar narkoba yang rupanya berstatus sebagai napi Lapas Bangli. Napi itu diduga sudah menyetor uang kepada Kepala Lapas Bangli, agar bisa keluar tahanan.

Napi yang dibekuk Polres Badung adalah Rudi Saputra Siregar (30). Ia diciduk di halaman RSUP Sanglah, Denpasar pada Minggu (8/5) kemarin. Dia dibekuk atas bocoran anak buahnya Johan Kaka Ngobbi (24) yang dibekuk lebih awal.

Kapolres Badung AKBP Dwi Suseno mengatakan, dari hasil interogasi diketahui kalau Rudi bisa melenggang bebas setelah menyawer uang kepada Kalapas Bangli, Widiawan. "Sebelum ditangkap, tersangka mengaku bisa keluar dari LP setelah membayar Rp 1 juta kepada Kalapas," kata Suseno dalam keterangan pers di Mapolres Badung, Mengwi, Senin (9/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rudi terungkap mengedarkan narkotika di luar lapas, setelah polisi membekuk anak buahnya bernama Johan di kontrakannya, di Denpasar. Polisi menyita tujuh paket sabu dengan berat total 234 gram dan 28 butir ekstasi. Rudi mengaku sudah 7 kali keluar lapas termasuk yang terakhir dengan alasan membesuk ke RSUP Sanglah.

Johan mengaku, narkoba tersebut milik Rudi. Polisi pun memburu dan berhasil menangkap Rudi. Diketahui, Rudi keluar terakhir kali dari Lapas Bangli pada Sabtu malam (8/5).

Ia mengaku mendapat izin keluar Lapas setelah menyetorkan uang Rp 1 juta kepada Kalapas Widiawan. Rudi pun mengaku sempat berbincang dengan Kalapas Widiawan di Diskotik Boshe, Jl By Pass Ngurah Rai, Kuta pukul 24.00 Wita.

Rudi adalah narapidana yang tersangkut kasus kepemilikan 400 butir ekstasi. Dia divonis 11 tahun penjara. Rudi yang sempat menghuni Lapas Kerobokan sebelum dipindah ke Lapas Bangli, baru menjalani masa hukuman dua tahun.

Saat coba dikonfirmasi, Widiawan tidak mengangkat ponselnya. Sementara itu Kepala Kantor Hukum dan HAM Wilayah Bali, Taswen Tareb mengaku belum menerima laporan dugaan keterlibatan Kalapas Bangli tersangkut narkotika.


(gds/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads